Supernatural

0

Hey kamu… Ada supernatural di belakang kamu… (lagu CJR asal)

Eh, kamu tahu kan supernatural itu? Yeeaah! Supernatural itu ya, seperti hantu yang… ummm…. mau tahu kan? Denger ceritanya dulu napa!

 

Supernatural itu makhluk gaib. Aku melihat kamera di ruang tamu. Tiba-tiba kamera itu pun menyala sendiri. Lalu aku matikan. Dia menyala lagi… lalu…. clik! Kata saudaraku yang jago nonton film horor, itu adalah supernatural.

Aku pun langsung kabur dari kamarku

THE END

Okehhh… segini dulu ya. Karena aku lagi di kejar Monster nih, babay! Maap juga kalo ceritaku gak menarik ato kependekan! X_X *ada yang bisa nolongin aku gak dari tu monster?*

Hantu di Sekolah

0

Hantu di Sekolah ada gak sih? Ya… waktu itu sekolahku lagi ada School Camp. Aku ikut. Aku tidur bersama 2 sahabatku yang bernama Sekar dan Riedha.

Saat memulai School Camp… Aku melihat sosok bayangan murid sekolah. Tembus Pandang! Itu manusia, atau… Orang itu “MENGHILANG”!!! Aku pernah dengar cerita temanku. Namanya Amenda. Dia itu sok tahu. Tapi aku dapat dari teman-teman lainnya juga tentang Hantu di sekolahku ini. Katanya, kalau ada murid camping dan bertiga perempuan semua lalu jam 12 belum tidur akan melihat hantu itu. Aku mengajak kedua sahabatku menyelidiki. Sesaat menyelidiki… aku ingin berbalik badan. Tiba-tiba…

“Kau belum tidur?” tanya seorang anak tembus pandang itu.

“Hantu?”

“Ya. Cerita dari sekolahmu itu nyata”

WAAAA! Ma, tolongin aku ma!

Ups! Ternyata itu hanya mimpi. Padahal aku sudah tidur. Ya ampun Ya rabbi…

Angka 13

0

Aku juga menceritakan kisah hantu. Hiiii….

PARAH! Aku mendapatkan nomor urutan ke-13! Sial! Yaaaa…memang, itu adalah angka yang sial. Sangat sial. Itu kata-kata di mistisnya. Kenapa sial? Waktu itu aku mendapatkan cerita dari mana tau, begini ceritanya:

Konon, ada sebuah hotel. Lalu ada orang penginap yang mendapatkan no.14 disamping nomor 13. Setiap malam, seorang penginap itu melihat dari kaca jendela nomor kamar hotelnya (14) ke nomor kamar hotel 13. Di kamar 13 itu ia melihat sang penyihir dan kaca jendelanya berwarna merah seperti darah. Lalu, orang yang dikamar 14 selalu sial dengan kamar nomor 13. Maka itu angka 13 disebut angka sial (mistisnya!)

YAP! Betul sekali! Hari ini aku sangat sial. Jangan-jangan? Huaaa!!!! (Panicked)

Pembukaan Cerita Monster/Hantu

0

Hello Guys! Yeah… kali ini aku akan membuat tulisan baru tentang monster, karena theme background-ku Monster Frankenstein. Maaf kalo aku lupa mengedit-nya.

Okeee…. waktunya mulai bercerita Monster. Selain cerita juga ada gajenya  misteri Monster yang nyata. Juga paranatural (hal-hal mistis yang menyeramkan). MULAI YAH…

Hihihihihiiiii… Suara apa tuh? KUNTILANAK!!!! KYAAA!!!

Fasya’s World (2)

0

Hello guys…! Welcome to Fasya’s World ya! Oke, kali ini aku masih ingin menjadi penulis terkenal. Doakan yaaa! ^^.

Hobiku membaca, online, dan tereak-tereak menulis. Udah duluk yak! *sori ke-betawi’an*

Trick Nulis Cerita

0
  • Halo buat kalian semuaaa. Apa kabar nih? Kali ini, Fasya menuliskan Trick nulis cerita di tumblr.
  • Kebahisan ide? GAMPANG! Ide itu bisa diambil dari mana saja (misal: browsing internet, nonton, dan baca buku dari buku penulis lain).
  • Judul? Judul juga gampang lho! Pertamanya kita harus membuat cerita dulu yang semenarik mungkin hingga jelas dengan judulnya. Judulnya juga kian membuat penasaran orang lain. Kalau orang lain penasaran kan jadi ingin beli : ).
  • Cerita Horor:
  • Jika kita ingin membuat cerita “horor”, bacalah buku-buku yang ceritanya termasuk dengan cerita horor. Atau menonton film horor. Gampang kan trick-nya?
  • Cerita Komedi:
  • Buatlah cerita seperti lucu-lucu. Bisa juga nonton film pelawak seperti Komeng, Sule, dll.
  • Cerita Petualangan:
  • Ceritanya tentang misalnya di hutan atau blablabla.
  • Juga cerita sebagaiannya. Mengerti kan tricknya?

Tips Nulis Cerita

0
  • Halo banget buat kalian semuaaa. Udah lama aja nih nggak ngupdate postingan di tumblr. Sekarang lagi buka tumblr nih. Langsung aja aku mau kasi tips nulis buat kalian-kalian. Karena, banyak yang nanya sama aku lewat twitter/facebook gimana sih cara nemuin ide yang unik atau gimana sih cara nulis biar nggak berhenti ditengah jalan, dan banyak lagi. So, biar enak, aku tulis di sini aja biar entar kalian bisa langsung baca rame-rame. Hahaha.
  • 1. Gimana sih cara nemuin ide?
  • Pertama bakalan aku jawab dulu pertanyaan yang satu ini. Gimana sih cara gampang dapet ide? Mungkin sebagian dari kalian meratap, “Kok aku suka gak nemun ide sama sekali?”, Huwahhh gimane dong?: (
  • Gampang aja kok nemuin ide. Bisa dengan nyoba ngelakuin hal baru, browsing di internet, nontonin acara televisi, baca-bacain seluruh benda yang bisa dibaca (buku novel/kumcer, majalah, koran, apa kek), denger lagu dan cerna liriknya (karena yang kubahas disini cara nulis cerita KKPK dan sejenisnya, jadi lirik lagunya pikir-pikir juga, jangan lagu cinta diambil buat ide.), bahkan dari pengalaman diri sendiri/juga pengalaman temen, dan malah orang yang sejujurnya nggak kita pernah kenal sama sekali! Buat yang terakhir ini, kita bisa dapatkan pengalaman mereka dari acara televisi, berita-berita yang ada di dalamnya, bisa kita ambil dan jadiin salah satu ide pengusung lahirnya novel kita nanti.
  • Dan, of course ide bisa aja bandel dan tetep susah datengnya. Kalo masalah ini ya kita coba serahin ke yang di atas aja deh, kita banyakin do’a biar kita dipermudah ngedapetin ide, ide yang unik dan jarang dipake atau bahkan kita penemu pertama kali-nya. Aamiin.
  • Karena, yang ngatur kan Allah, yang ngasih kita semacam ilham ketika mencoba bertapa pas nyari ide kan juga Allah. Bener enggak?
  • Semoga kita nggak pernah buntu ide lagi! Aamiin.
  • 2. Cara nulis yang bener itu gimana? Aku kan baru mau nyoba nulis nih, jadi belom tau gimana cara mulainya.
  • Okelah. Kalo masalah yang inimah aku langsung bisa jawab. Semua penulis pasti berawal dari nggak tau apa-apa dan teknik nulisnya masih dikit bener. Namun, mereka si para pemula ini bisa belajar dari buku-buku para penulis lain. Dan ya yang jelas nggak cuma penulis pemula doang yang harus begini, semua penulis memang dituntut harus rajin-rajin baca, nggak peduli dia udah selevel sama J.K Rowling yang nulis Harry Potter atau Dewi Lestari yang nelorin buku Perahu Kertas.
  • Misal, kamu berencana nulis buku genre horor, banyakin baca novel-novel horor, tontonin film horor, bahkan mulai cobain berimajinasi sendiri tentang hal-hal horor tapi ya yang masuk akal lah ya … Dengan ngelakuin hal itu, kamu otomatis lambat laun dapat tau teknik nulis horor gimana, tema cerita yang beda dari yang lain yang macem apasih, dan gimana cara bikin orang ketakutan setengah mati pas baca novel horor kita.
  • Yep. Emang baca gudang segalanya deh. Dari baca (baca apa aja. Baca koran, novel, kumcer, majalah, dan lainnya), kita bisa langsung belajar gimana teknik nulis yang baik dan benar, atau bahkan menempatkan tanda baca dan mengatur kalimat agar kelihatan masuk akal dan enak dibaca. Well, sedikit lagi tips dari aku, agar tulisan dan setiap kalimat yang ada pada cerita kita dapat dinikmati dan enggak kaku, silahkan setiap kali selesai menulis satu kalimat, baca ulang kalimat itu, ubah kalo serasa kurang enak dibaca. Jadi, dengan begini kamu udah lengkap banget deh; jadi penulis naskah juga jadi editor pertama naskah kamu sendiri, tanpa ada oranglain yang udah baca/edit naskah kamu.
  • 3. Apa yang dibutuhkan seorang penulis?
  • Penulis bukan cuma butuh makan, minum … tapi mereka itu kayak mesin yang bahan bakarnya itu bensin jenis ide, bensin jenis penguasaan kosa-kata yang baik … bensin jenis pengalaman. Pokoknya, itu semua yang dibutuhin seorang penulis biar bisa bikin buku. Mereka butuh ide-ide keren, penguasaan kosa kata yang baik dan lebih dari orang yang nggak dianugerahi bakat menulis, juga pengalaman.
  • Apa sih yang bisa diandelin dari pengalaman kita?
  • Yah, jelas aja, selain bisa dibikin jadi cerita, mempunyai banyak pengalaman juga ngebuat kita lebih tau dan lebih pernah merasakan. Misal, kamu lagi mau nulis tentang orang yang kepeleset di lapangan sekolah yang licin sehabis hujan sedangkan banyak banget kakak kelas atau adek kelas yang lagi nongkrong dipinggiran lapangan. Bisa jadi kamu salah satu yang pernah ngalamin hal kayak gitu, dan pas kamu mau nyeritain hal ini di dalam cerita kamu, pasti deh beda rasanya sama yang belom pernah. Pasti lebih semangat nulisnya gara-gara gak sabar berbagi pengalaman sekalipun itu memalukan kayak begitu … bisa juga kamu mau nulis paragraf tentang orang yang lagi naik roller coaster, pasti kalo kamu udah pernah naik roller coaster jadi beda deh sama yang belom. Kamu lebih bisa menguasainya, kamu jadi lebih tau gimana aja perasaan yang kamu rasakan pas roller coaster ngebawa kamu melintasi jalurnya yang kejam sampe badan kamu serasa melayang-layang diajak lari sama si roller coaster … atau bahkan kamu sampe sebel karena pas lagi naik roller coaster bibirmu sempet kepentok pegangan yang menjepit badanmu (kurangtau namanya apa, yang jelas biar kita nggak jatoh). Semua bisa kamu tuangkan jadi cerita! Yuhuuu …
  • So, kapanlagi dot com banget dong buat mulai nulis novel/cerita pendek? Buruan mulai dong. Jadilah orang yang gila baca dan jadilah ahli dalam masalah penguasaan kosa kata, jadilah orang yang gila kata-kata, dan jadilah orang yang merasa sedih dan mual kalau sedang tidak menulis sepatah kata pun …
  • Jadi, tunggu apa lagi?
  • Salam hangat sehangat-hangatnya teh yang baru dicampur air hangat.
  • Sumber: http://www.kintanyaan.tumblr.com/

Fungsi Perintah Keyboard Pada Microsoft Word

0

Fungsi-Fungsi Perintah Keyboard Pada Microsoft Word

Tombol Logo WINDOWS
1 Windows + Pause Break : Buka system properties
2 Windows + D : Menampilkan the desktop
3 Windows + M : Minimizie semua windows [ jendela ]
4 Windows + Shift + M : Maximizie Semua Windows
5 Windows + E : Buka Ekplorer
6 Windows + F : Pencarian untuk file atau folder
7 Windows + Ctrl + F : Menampilkan Windows Help (Help and Support)
8 Windows + F1 : Menampilkan Windows Help (Help and Support)
9 Windows + L : Log Off Komputer (Standby)
10 Windows + R : Membuka kotak Run
11 Windows + U : Membuka Utility Manager

Tombol CTRL
12 CTRL + A (All) : Untuk memilih (mem-blok) seluruh objek baik gambar atau teks pada lembar kerja Ms Word
13 CTRL + B (Bold) : Untuk membuat tebal teks yang diseleksi
14 CTRL + C (Copy) : Untuk menggandakan teks atau gambar yang diseleksi (Dilanjutkan dengan CTRL+V)
15 CTRL + D (Font) : Untuk mengganti dan mengatur bentuk dan jenis font/ huruf
16 CTRL + E (Center) : Untuk menengahkan suatu paragraf
17 CTRL + F (Find) : Untuk mencari sebuah kata atau frase
18 CTRL + G (Go To) : Untuk menuju halaman yang diinginkan
19 CTRL + H (Replace) : Untuk mengganti kata tertentu
20 CTRL + I (Italic) : Untuk memiringkan teks
21 CTRL + J (Justify) : Untuk membuat rata kanan dan kiri paragraf
22 CTRL + K (Hiperlink) : Untuk me-link-kan/ menghubungkan teks
23 CTRL + L (Left) : Untuk membuat rata kiri paragraph
24 CTRL + M (Indent) : Untuk menggeserkan First Indent, Hanging Indent dan Left Indent secara bersamaan ke sebelah kanan dalam sebuah paragraph
25 CTRL + N (New) : Untuk membuka lembar kerja baru pada Ms Word
26 CTRL + O (Open) : Untuk membuka dokumen Ms Word dalam file computer pada lembar kerja
27 CTRL + P (Print) : Untuk Mencetak dokumen pada printer
28 CTRL + Q : Untuk menggeserkan First Indent, Hanging Indent dan Left Indent secara bersamaan ke sebelah kiri dalam sebuah paragraph
29 CTRL + R (Right) : Untuk membuat rata kanan sebuah paraghraf
30 CTRL + S (Save) : Untuk menyimpan lembar kerja
31 CTRL + T : Untuk menggeserkan Hanging Indent dan Left Indent satu Tab ke sebelah kanan
32 CTRL + U : Untuk membuat garis Bawah pada teks, kalimat atau paraghraf (Underline)
33 CTRL + V : Untuk mengeksekusi perintah Copy atau Cut/ (Paste) (Didahului dengan CTRL+C atau CTRL+X)
34 CTRL + W : Untuk mengeluarkan lembar kerja yang sedang aktif
35 CTRL + X : Untuk memindahkan teks atau gambar yang diseleksi/(Cut) (Dilanjutkan dengan CTRL+V)
36 CTRL + Y : Untuk kembali pada perintah yang telah dibatalkan (Redo)
37 CTRL + Z : Untuk kembali ke perintah sebelumnya (Undo)
38 CTRL + 1 : Untuk mengatur line spasing (Spasi 1)
39 CTRL + 2 : Untuk mengatur line spasing (Spasi 2)
40 CTRL + 5 : Untuk mengatur line spasing (Spasi 1,5)
41 CTRL + F1 : Menampilkan Menu Help
42 CTRL + F2 : Menampilkan ukuran lembar kerja (Print preview)
43 CTRL + F3 : Menghapus tek/gambar yang dipilih
44 CTRL + F4 : Menutup Ms.Word
45 CTRL + F5 : Refresh
46 CTRL + F6 : Membuka Ms. Word lain yang sedang aktif
47 CTRL + F7 : Mengatur posisi lembar kerja MS. Word
48 CTRL + F8 : Mengatur tampilan lebar & tinggi lembar kerja MS. Word
49 CTRL + F9 : Memberikan kurung kurawal pada teks yang dipilih (Di-blok terlebih dahulu teks yang dipilih)
50 CTRL + F10 : Mengatur ukuran lembar kerja dengan ukuran Normal
51 CTRL + F12 : Membuka dokumen Ms Word dalam file computer pada lembar kerja (Sama dengan CTRL+O)
52 CTRL + } : Memperbesar ukuran huruf
53 CTRL + { : Mengecilkan ukuran huruf
54 CTRL + SHIFT + F : Mengganti dan mengatur bentuk dan jenis font/ huruf (Sama dengan CTRL+D)
55 CTRL + ALT + S : Membagi (split) jendela dokumen menjadi dua bagian.
Setelah mengetik CTRL+ALT+S, klik pada posisi yang diinginkan (Cara mengembalikan ke bentuk semula SHIFT+ALT+C)
56 CTRL + ALT + P : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Print Layout (Lihat menu View)
57 CTRL + ALT + O : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan outline (Lihat menu View)
58 CTRL + ALT + N : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Draft (Lihat menu View)
59 CTRL + ENTER : Membuat halaman baru (insert page break)
60 CTRL + SHIFT + ENTER : Membuat bagian dokumen baru. Bagian yang baru ini bukan lanjutan dari halaman sebelumnya, jadi nomor halamannya bisa dimulai dari yang baru
61 CTRL + SHIFT + SPACEBAR : Membuat spasi yang tidak bisa dipisahkan. Maksudnya seolah-olah dua kata yang berada di antara spasi tersebut tetap berada dalam satu baris
62 CTRL + HOME : Pindah ke awal dokumen
63 CTRL + END : Pindah ke akhir dokumen
64 CTRL + BACKSPACE : Menghapus satu kata ke kiri
65 CTRL + DELETE : Menghapus satu kata ke kanan

Tombol SHIFT
66 SHIFT + CTRL + A : Membuat teks uppercase/kapital semua (Teks yang diseleksi harus di-blok terlebih dahulu)
Cara mengembalikannya SHIFT+CTRL+A, hampir sama dengan SHIFT+F3)
67 SHIFT + F3 : Mengubah SENTENCECASE, LOWERCASE, UPPERCASE dan CAPITALIZE pada teks yang diseleksi secara bergantian
68 SHIFT + ALT + C : Menutup kembali jendela dokumen yang telah dibagi dua bagian / displit (Didahului CTRL+ALT+ S)
69 SHIFT + ENTER : Membuat baris baru

Tombol ALT
70 ALT + ”double-click” : Properties (Klik pada file/document)
71 ALT + CTRL + C : Memunculkan Simbol Copyright ( © )
72 ALT + CTRL + R : Memunculkan Simbol Registered Trademark ( ® )
73 ALT + CTRL + T : Memunculkan Simbol Trademark ( ™ )
74 ALT + “Print Screen” : Mencopy gambar desktop/layar/aplikasi
75 ALT + CTRL + F2 : Membuka dokumen Ms Word dalam file computer pada lembar kerja (Sama dengan CTRL+O dan CTRL+F12)
76 ALT + F4 : Menutup Ms.Word atau aplikasi lain selain Ms.Word
Jika digunakan ketika tidak ada aplikasi yang terbuka ALT+F4 digunakan untuk pilihan Log Of/Shut Down/Restart
77 ALT + R : Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Reading (Lihat menu View)
78 ALT + CTRL + Y : Melanjutkan pencarian CTRL+F (kata yang sama) dalam paragraf setelah kotak pencarian ditutup
79 ALT + CTRL + Z : Pindah ke dokumen lain, atau ke bagian lain dalam dokumen (hampir sama dengan CTRL+F6)
80 ALT + CTRL + PAGE UP : Pindah ke awal tampilan di monitor
81 ALT + CTRL + PAGE DOWN : Pindah ke akhir tampilan di monitor
82 ALT + CTRL + I : Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar (Sama dengan CTRL+F2)
83 ALT + CTRL + F : Menambah footnote
84 ALT + CTRL + D : Menambah endnote

85 ESC : Tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan CANCEL, yaitu untuk membatalkan satu tahap pekerjaan.
86 Enter : Tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan tombol OK, yaitu untuk menyatakan bahwa operasi yang dilakukan betul dan selesai
: Enter juga dapat berarti menyisipkan baris kosong atau baris baru pada proses pemasukan text.
87 TAB : Berarti pindah ke field atau daerah isian atau pilihan berikutnya. Pada saat proses pengetikan, TAB berarti lompat ke penghentian TAB (tab-stop) terdekat.
88 Tombol Arah : Berfungsi menggerakan penunjuk karakter (kursor) sesuai arah anak panah bersangkutan.
89 Backspace : Akan mengakibatkan karakter (huruf) disebelah kiri kursor terhapus.
90 Delete : Akan mengakibatkan karakter(huruf) disebelah kanan atau ditempat dimana kursor berada akan terhapus.
91 Home : Akan mengakibatkan kursor berpindah ke awal baris dimana kursor berada.
92 End : Akan mengakibatkan kursor berpindah ke akhir baris dimana kursor berada.
93 Page Up : Akan mengakibatkan kursor berpindah ke atas sejauh satu layar dari kursor berada.
94 Page Down : Akan mengakibatkan kursor berpindah ke bawah sejauh satu layar dari kursor berada.
95 RIGHT ARROW : Pindah ke kanan atau ke awal baris berikutnya
96 LEFT ARROW : Pindah ke kiri atau ke akhir baris sebelumnya
97 UP ARROW : Pindah ke atas satu baris
98 DOWN ARROW : Pindah ke bawah satu baris
99 CAPS LOCK : Untuk proses pengetikan HURUF KAPITAL/BESAR
100 SHIFT : Untuk proses pengetikan yang memakai caracter (!,@<# dll yang berada dibagian atas)

Sebab Gagal Jadi Penulis

0

 

 


Jadi penulis siapa saja bisa. Mau berbakat atau tidak. Tapi sering sekali saya bertemu orang yang merasa gagal jadi penulis, bahkan akhirnya memutuskan untuk berhenti menulis sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

 

Ada 5 penyebab utama yang menyebabkan seseorang akhirnya merasa gagal jadi penulis:

 


#1. Visi yang tidak jelas sebagai penulis. Mau jadi penulis apa? Mau seberhasil apa? Jika ingin menjadi penulis blog, jadilah penulis blog yang menginspirasi banyak orang, banyak dibaca, syukur-syukur sering menang lomba ngeblog. Jika ingin menjadi penulis fiksi, jadilah penulis fiksi yang disukai karyanya, entah apapun bentuk dan medianya. Juga pasang target apa yang akan dicapai sebagai penulis fiksi. menang lombakah, dimuat di kompas, karyanya dibukukan dan diterbitkan di penerbit papan atas.

 


#2. Kurang motivasi yang kuat. Jika menulis sekadar berekspresi, oke-oke saja. Tapi itu belum kuat sebagai motivasi. Menulis sebaiknya juga untuk dibaca. Syukur bila bisa menginspirasi orang, memberi pencerahan, atau mungkin mengubah dunia. Carilah motivasi yang mendukung, misalnya ingin kelihatan keren, ingin kelihatan inteletual, ingin populer, ingin punya penghasilan. Apapun itu, teruslah pelihara motivasinya. Cari sebanyak mungkin motivasi yang memperkuat keinginan menulis.

 

 

#3. Komitmen yang rendah berimbas kepada kedisiplinan. Tidak disiplin dalam menulis tanda kurang keseriusan. Tidak heran jika akhirnya merasa gagal dan patah arang. Cobalah menulis dengan disiplin. Misalnya seorang yang sibuk bekerja, luangkan 1-2 jam sebelum tidur atau begitu bangun tidur. Tulislah sesuatu yang benar-benar berkualitas. Tidak semata mengejar kuantitas.

 


#4. Bergaul itu perlu, terutama dengan komunitas sehobi. Libatkan diri dengan komunitas menulis yang sehat. Cobalah cari rival pribadi yang harus dikalahkah. Dengan demikian virus need of achievement alias kebutuhan berprestasi akan terpupuk. Terbukalah dengan kritik. Pupuk terus wawasan dan pengalaman menulis.

 


#5. Cengeng alias rapuh di manapun akan membuat gampang patah arang. Begitu pun menulis. Baru ditolak sekali oleh satu koran ternama, langsung tak mau nulis, pasang status marah-marah di Facebook. Memangnya dengan ngedumel kemampuan menulis kamu akan berkembang? Jangan cengeng. Mengejar impian menjadi penulis adalah perjuangan sama halnya orang bercita-cita jadi profesor, dokter spesialis atau artis ternama.
Sumber: bennyrhamdani.com